Gigi Sering Nyeri? Simak Manfaat Garam
Untuk
Penyakit Gigi Berikut
Keluhan Nyeri Gigi
Sebelum menginjak ke
bahasan manfaat garam untuk penyakit gigi, kita akan sedikit mengulas beberapa
hal yang ada kaitannya dengan penyakit gigi itu sendiri, yakni rasa nyeri. Keluhan
nyeri yang menyertai sakit gigi sebenarnya merupakan suatu mekanisme pertahanan
tubuh yang muncul apabila terdapat jaringan yang bermasalah ataupun rusak.
Mekanisme nyeri diawali dari rangsang berbahaya yang kemudian diubah menjadi
impuls nyeri hingga akhirnya muncullah apa yang disebut dengan persepsi nyeri
gigi, dimana impuls nyeri ini dihantarkan melalui impuls serabut saraf. Di samping
rangsangan yang menstimulasi sebuah rasa nyeri, hal inipun rupanya juga dapat
terjadi secara spontan.
Meski secara umum jual
garam untuk kebutuhan rumahtangga cukup lazim, namun sesungguhnya sudah
sejak lama masyarakat Indonesia telah paham akan manfaat garam untuk penyakit
gigi. untuk mengatasi penyakit gigi yang efeknya cukup “fatal” bagi seseorang karena
menghambat berbagai aktivitasnya akibat nyeri yang amat sangat, ada kebiasaan masyarakat
dahulu yang sering berkumur dengan larutan garam. Akan tetapi kebiasaan
tersebut mulai bergeser dan digantikan dengan berbagai obat-obatan yang
cenderung sifatnya kimiawi dengan efek menghilangkan rasa nyeri lebih cepat
atau lebih spontan. Jika melihat kondisi sosial medis masyarakat Indonesia
secara keseluruhan, keluhan untuk penyakit gigi sejatinya telah menurun hingga
60% walaupun persentase sisanya pun sebenarnya masih cukup tinggi. Dari sekian
penyebab permasalahan pada gigi, yang terbanyak adalah permasalahan karies gigi
atau gigi berlubang. Bahkan dari sisi persentase, masyarakat Indonesia yang
mengalami gigi berlubang jumlahnya mencapai 90%, yang mana ini bisa diartikan bahwasanya
mayoritas bahkan hampir seluruh masyarakat Indonesia mengalami permasalahan
tersebut. Terkait permasalahan atas penyakit gigi dan gigi itu sendiri, faktor
terbesar yang memicu itu semua adalah kurangnya kesadaran dari masyarakat kita mengenai
perilaku sadar kesehatan gigi dan mulut, yang dalam hal ini menjaga kebersihan
gigi.
Pada dasarnya, garam
merupakan bahan rumah tangga khususnya dapur yang sepele namun penting.
Aktivitas jual garam di pasaran pun tetap subur dengan pemahaman akan
pentingnya pemilihan garam beryodium. Pengetahuan masyarakat seputar manfaat
garam untuk penyakit gigi sendiri didapatkan secara
turun temurun. Tentunya, secara sosial hal ini terjadi dikarenakan berdasarkan
pengalaman serta sedikit mitos yang menyertainya. Secara empiris dan
pengetahuan modern, memang garam mengandung sejumlah zat anti bakteri yang
mampu membunuh dan mengatasi kuman yang memicu sakit gigi serta mampu meredakan
rasa nyeri yang menyertai sakit gigi. Penggunaan garam untuk mengatasi sakit
gigi sebenarnya memiliki efek baik lainnya yaitu membuat kita tidak selalu
tergantung kepada obat kimia. Akan tetapi karena hal itu jugalah minat
masyarakat untuk pergi berkunjung ke berbagai pusat pelayanan kesehatan guna
memeriksakan masalah kesehatan giginya terbilang minim. Padahal untuk diketahui,
gigi yang memiliki masalah tentunya berisiko untuk menimbulkan terjadinya infeksi,
dimana berbagai bakteri yang muncul karena infeksi tersebut dapat masuk menuju
ke aliran darah dengan melalui saraf gigi. Sehingga akses selanjutnya adalah muncullah
berbagai penyakit kompleks termasuk jantung, kanker, diabetes dan lain sebagainya.
Baca Juga Ciri Ciri Garam Krosok atau Kasar Super
Baca Juga Ciri Ciri Garam Krosok atau Kasar Super
Implementasi masyarakat akan
pengetahuan seputar manfaat garam untuk penyakit gigi sebenarnya cukup
sederhana, yakni menggunakan sejumlah garam dapur secukupnya lalu kemudian dilarutkan
ke dalam air hangat dan digunakan untuk berkumur. Selain anti bakteri yang
dikandungnya, zat bernama garam juga memiliki kandungan iodium yang mampu
meredakan rasa ngilu dan nyeri pada gigi yang sakit. Hal ini dimungkinkan
karena zat anti bakteri serta iodium tersebut selanjutnya akan menekan impuls
nyeri menuju ke reseptor pulpa dan akibatnya
rasa nyeri akan berkurang atau mereda. Akan tetapi, bila permasalahan gigi
dikarenakan pada pembengkakan gusi, maka penggunaan larutan garam justru akan
membuat rasa nyeri tersebut meningkat. Sehingga untuk sakit gigi yang
disebabkan pembengkakan gusi, sebaiknya coba hindari penggunaan garam dapur untuk
meredakannya.
Manfaat Garam untuk Kesehatan Gigi dan Mulut
Menilik kegunaan garam,
kita sebagai konsumen cerdas patut mencermati kandungan garam yang baik saat
membeli garam pada aktivitas jual garam di pasaran. Manfaat garam
sendiri sebenarnya tidaklah berhenti pada penyakit gigi saja bila dikaitkan dengan
permasalahan kesehatan gigi dan mulut secara lebih luas. Ada manfaat lain dari garam
yang berguna bagi kesehatan gigi dan mulut, khususnya bagi kondisi gigi
berlubang. Manfaat garam antara lain adalah untuk membunuh bakteri yang
kemungkinan besar bersarang pada gigi berlubang. Bakteri ini adalah asal muasal
timbulnya berbagai penyakit pada gigi yang mana ini sulit disingkirkan bila hanya
mengandalkan aktivitas menyikat gigi saja. Dengan berkumur menggunakan larutan campuran
garam, maka natrium yang terkandungnya akan membunuh sekaligus mensterilkan
gigi yang berlubang tersebut.
Manfaat garam untukpenyakit gigi lainnya adalah kemampuannya untuk menghilangkan bau mulut yang
menyertai sakit gigi tersebut. Seseorang yang memiliki kondisi gigi berlubang akan
memiliki kecenderungan nafas yang kurang sedap dan berbau. Dengan membunuh
bakteri yang ada oleh garam, maka masalah bau mulut ini dapat teratasi. Selain
menghilangkan bau mulut, manfaat lainnya dari garam untuk gigi adalah mencegah
gigi yang kondisinya berlubang kian membesar. Natrium plus fosfor serta kalsium
pada garam ternyata mampu menguatkan gigi dikarenakan ini dapat mengembalikan
kepadatan gigi. Sehingga pada akhirnya gigi tidak mudah keropos dan pembesaran lubang
pada gigi dapat terhindari.
Secara empiris melalui
penelitian yang telah dilakukan di tengah masyarakat, penerapan pengetahuan
akan manfaat garam untuk penyakit gigi melalui cara berkumur dengan menggunakan
larutan garam dapat dikatakan cukup efektif. Semestinya begitulah berbagai
penangan terhadap rasa sakit dan nyeri yang menyertai gigi yang sakit harus
ditangani, jadi tidak hanya dengan mengandalkan terapi farmakologi (pengobatan)
saja. Berbagai terapi yang bersifat non-farmakologis pun disarankan untuk
dilakukan juga. Di samping meminimalisir penggunaan obat yang berbasis kimia,
sifat mudah dan juga murah pun menjadi alasan lainnya untuk menerapkan berkumur
menggunakan larutan garam tersebut.
Maka, sekali lagi sebagai
konsumen cerdas dan sadar kesehatan, pemilihan garam yang baik dan berkualitas
di tengah berbagai tawaran jual garam di pasaran menjadi suatu
keharusan. Satu hal yang patut menjadi perhatian disini adalah pilihlah jenis
garam dengan kandungan iodium tinggi. Untuk mendapatkan garam berkualitas baik,
pilih penjual yang terpercaya dan berpengalaman. Disini Anda bisa menghubungi Zaenal
Arifin di nomor kontak 08122244360 untuk informasi lebih lanjutnya.
